TERUNTUK AYAHANDA
Ayah....
Aku tidak tahu harus memulai cerita ini darimana. Sebelum aku
bercerita panjang lebar kepadamu, izinkan aku flasback ke masa lalu.
Waktu itu aku duduk di bangku SMA. Tahun dimana Ayah memutuskan
Hijrah ke Kota Pekanbaru untuk mencoba membuka usaha baru. Aku tidak membenci
usaha yang Ayah lakukan. Tapi jujur, aku sangat sedih harus hidup jauh dari
Ayah. Aku masih butuh Ayah untuk ada dihari-hariku. Ayah tahu, kepergian Ayah
membuatku berada pada posisi lemah diriku. (Sebut:Down).
Ayah...
Apapun yang terjadi kala itu, tidak mengurangi rasa sayang dan
hormatku kepadamu. Dibalik keterpurukan diriku, menjadikanku anak gadismu yang
berusaha untuk mandiri dan dewasa dalam menyikapi masalah.
Ayah....
Sekarang anak gadismu sudah beranjak dewasa. Walau terkadang masih
suka manja dan cengeng yang paling susah disuruh makan (dirumah aja ya,
ditempat kerja mah nggak), yang berusaha amanah dengan semua larangan-larangan
yang terucap dari mulutmu.
Ayah....
Lihatlah anak gadismu, yang saat ini sudah bermetamorfosa menjadi
perempuan yang anggun dengan busana syar'i yang kedodoran dimata mereka. Tapi
seperti yang Ayah tahu, aku bukanlah orang yang peduli akan omongan mereka,
selagi aku tidak mempermalukan dan mencemarkan nama baik keluarga besar yang
aku sandang, So... Ayah pun tak usah risau. Karena aku tetaplah anak gadis Ayah
yang bisa membedakan baik dan buruk hidup ini.
Ayah....
Aku mencintai Ayah karena Allah. Terimakasih atas kasih dan sayang
yang tak terucap dari mulutmu. Namun aku mampu membaca irama tubuhmu bahwa Ayah
sayang aku dan saudara-saudaraku. Terimakasih untuk semua hal yang tak
terbalaskan. Diusia rentamu, aku ingin Ayah menikmati masa tua Ayah dengan
bahagia. Tanggung jawab Ayah untuk menafkahi dan membiayai hidupku mungkin
sudah usai. Dan kini giliranku lah untuk membahagiakan Ayah dengan harta dunia
yang kupunya.
Ayah....
Mungkin tanggung jawab nafkah sudah tidak lagi aku tuntut, tapi
Ayah masih punya satu tanggung jawab yang harus Ayah tunaikan.
Ayah...
Mungkin bagimu aku masih anak gadismu yang masih suka merengek
manja. Tapi ketahuilah, sudah sepatutnya aku menikah.
Ayah....
Aku ingin menikah.
To be continue
Anak gadismu
Adelia
Aku cinta Ayah karena Allah
Peace love happiness
Komentar
Posting Komentar