BIARKAN UANG BEKERJA UNTUK KITA
"Uang bukan segala-galanya, tapi segala-galanya butuh uang"
Sobat semua mungkin sering mendengar slogan diatas. Dan g dipungkiri kali ya, itu memang benar adanya. Apa sih didunia ini yang bisa didapat tanpa uang. Pipis di toilet umum aja bayar. Parahnya, sekali pipis bayar 2.000 rupiah. Dua ribu sob, udah g laku lagi uang recehan. Lima ratus perak kemana dia... ??? (Udah jarang muncul, kecuali pelengkap kembalian di supermarket sekelas Hypermart, carrefour, dll, itu juga masih mikir kali atau terkadang dijadikan sebagai donasi dan bla.. bla..bla, saking nggak ada recehan). Yaaaaa sudah lah. Efek perkembangan zaman, perubahan perekonomian.
Apapun yang terjadi hidup harus terus berlangsung, dan uang semakin dibutuhkan. Dengan kondisi perekonomian yang katanya kembali ke masa '98,,, membuat kita harus terus berjuang untuk memenuhi kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Kong kali kong. Sikaya makin kaya, yang miskin makin tertindas. Kondisi miris masyarakat kita saat ini. Huuuft,,,
BTW Any Way Bus Way,,, kenapa tiba-tiba kita membahas ekonomi ya. Tinggalkan perekonomian negara, mari kita bahas dan perbaiki perekonomian bank-saku. Karena kondisi perekonomian bank-saku juga nggak kalah morat marit. ( Nah kalau bahas yang ini aku paham). Hehehehe. ^_^
Alhamdulillah, saat ini saya sudah memiliki pekerjaan dan penghasilan sendiri. Emang sih masih jadi karyawan orang, nyantai aja. Insya Allah next jadi penyedia lapangan kerja buat yang membutuhkan. Amiiin.(impian & harapan).
Walau sudah berpenghasilan, bukan berarti perekonomianku baik-baik saja. Gaya hidup dan kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan keuangan membuat semua jadi kacau balau. Walau bukan anak ekonomi, namun aku adalah bendahara untuk penghasilan sendiri. Dan itu harus dipelajari. Nggak YES lah,,, kerja 8 jam sehari, 6 hari dalam seminggu namun penghasilan hanya cukup untuk gajian berikutnya alias nggak punya pegangan atau tabungan. Apalagi untuk modal usaha. Jaaaaauuuuuh.
Sob... apapun yang terjadi dengan perekonomian bank-saku, tidak membuatku menyerah begitu saja. Aku Bersyukur pernah suatu malam, aku nonton acara TV " i'm Possible di Metro TV", nontonnya juga kebetulan namun dapat pencerahan disana. #Mohon maaf aku tidak mencatat tanggal tayang dan tema acara waktu itu. Dalam tayangan tersebut host n coach memberikan tip n trik agar penghasilan kita nggak cuma sampe tanggal-tanggal tertentu saja, tanpa ada tabungan untuk kondisi mendesak atau urgent.
Sob... pengetahuan yang simple, Insya Allah mampu memperbaiki perekonomian bank-saku. Nah disini penghasilan kita akan dipecah untuk beberapa bagian,apa aja itu...???
Cekidot alias check it out.........
1. Pengeluaran Rutin
Untuk pengeluaran rutin diberi nilai 60 % dari penghasilan bulan. Ini adalah nilai yang paling besar, karena semua kebutuhan harian akan dimasukkan kedalam pengeluaran rutin. Apa aja yang masuk dalam kategori ini, hanya Sobatlah yang tahu dan mengaturnya.
2. Sedekah atau memberi
Aku pribadi memberi nilai 10 %, I'm Possible memberi nilai 5 %. Sobat mau memberi dinilai berapa... ? Laksanakan sesuai kebutuhan saja. Kenapa Aku pribadi memberi nilai 10 % dengan alasan lebih kespiritual. Semoga ini bisa menjadi tabungan akhiratku. Insya Allah.
3. Belajar
10 % nilai untuk belajar. Sekolah formal & informal merupakan bagian dari belajar. Yang kelak bisa dipakai untuk menambah skiil dan pengetahuan sebagai penunjang dan jalan menuju penghasilan di pintu yang lain. Atau membeli buku pun bisa menjadi penunjang belajar.
10 % nilai untuk belajar. Sekolah formal & informal merupakan bagian dari belajar. Yang kelak bisa dipakai untuk menambah skiil dan pengetahuan sebagai penunjang dan jalan menuju penghasilan di pintu yang lain. Atau membeli buku pun bisa menjadi penunjang belajar.
4. Investasi
Berinvestasi 10 % dari penghasilan hendaknya bisa membantu perekonomian bank-saku. Mari plan-kan investasi untuk masa depan yang lebih baik.
5. Bermain or Happy-happy
Ya, setelah lelah bekerja tidak dipungkiri kalau kita pun butuh liburan, bermain dan bersenang-senang dengan keluarga atau teman-teman. Nilainya kita beri 5 % aja ya. Hidup ini harus dinikmati. Hehhe
6. Pengeluaran tak terduga
Pengeluaran satu ini nggak bisa diabaikan begitu saja. Kita tidak pernah tahu apa yang ada dihadapan kita, g ada salahnya koq mempersiapkan segala kemungkinan terjelek dalam hidup ini. Tapi ingat pegangan hidup tetaplah kepada-NYA. Kita beri nilai 5 % ya.Kesimpulannya ;
* Pengeluaran Rutin : 60 %
* Sedekah / memberi : 10 %
* Belajar : 10 %
* Investasi : 10 %
* Bermain / Senang-senang : 5 %
* Pengeluaran Tak terduga : 5 %
So... dengan adanya bagian-bagian dalam pengaturan perekonomian bank-saku diatas, semoga kondisi kembali stabil ya. Semangat ya Sob....
SEMANGAT JUGA UNTUK DIRIKU.
Adelia
Peace Love Happiness
Komentar
Posting Komentar